Tuesday, April 15, 2014

XXIII The Beginning Night.



6 Februari 2014, dini hari adalah malam yang berbeda dengan malam-malam sebelumnya bagi satuan Madya Praja angkatan XXIII. Malam tersebut  adalah salah satu malam istimewa selain malam pembuakaan seleksi fungsionaris atau biasa disebut dengan pengkaderan. Malam pra pembaretan merupakan kegiatan awal dari rangkaian kegiatan pembaretan. Kegiatan untuk  melegalkan status Madya Praja sebagai bagian dari Menwa Maharuyung. Kegiatan Pra pembaretan sendiri merupakan check point awal untuk mengecek ketangkasan, kecepatan, ketahanan, kesigapan serta mental Madya Praja guna melihat kesiapan Madya Praja dalam menghadapi pembaretan.
Malam pra pembaretan diawali dengan suara sirene yang memecah keheningan malam pada pukul 01.30 dimana praja sedang nyenyak nyenyaknya tidur. Disusul dengan teriakan anggota polpra, komando dan komandan batalyon yang menambah semarak malam itu. Madya Praja segera bangkit berganti pakaian PDL dan berlari berhambur menuju Daerah Persiapan Nindya untuk melaksanakan pengecekan awal. Kegiatan berlanjut dengan lari Madya Praja menuju depan Auditorium untuk melaksanakan apel kegiatan pra
pembaretan.
Wajah pucat mengantuk menghiasi raut  muka satuan Madya Praja. Namun kemudian berubah manakala pemanasan berlangsung. Semangat mulai tampak begitu satuan Madya Praja memulai alunan lagu-lagu kelompok mereka. Rasa kantuk sedikit demi sedikit menghilang yang tersisa hanyalah semangat untuk melaksanakan kegiatan.
Sekitar pukul 02.30 malam pra pembaretan sudah mencapai penghujung. Kegiatan ditutup dengan apel yang diambil oleh Bapak Alfandi. Lelah, kantuk bercampur penat Madya Praja akhirnya terbayar lunas. Senyum terkembang menemani perjalanan mereka kembali ke asrama begitu mendengar pengumuman tidak ada aerobik pagi pada esok harinya.

Bagikan

Jangan lewatkan

XXIII The Beginning Night.
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.